<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jangan Bilang Kami Monyet!</title>
	<atom:link href="http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/</link>
	<description>sedikit membual, seperti bikin jurnal</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 11:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: geblek</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1522</link>
		<dc:creator>geblek</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 17:41:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1522</guid>
		<description>inilah cerita negeri indonesia raya ini. semua berawal dari uang :)
eh itu laskar yg siap mati kalau miyabi datang ?
ahhh padahal saya sudah gembira kalau miyabi datang, kan mereka siap mati. artinya gak ada laskar jagoan lagi toh hihihi

&lt;em&gt;tanpa laskar sok-sokan, hidup lebih tentram. tapi gak ada tantangan. piye, jal? serba susah ya....?
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>inilah cerita negeri indonesia raya ini. semua berawal dari uang <img src='http://blontankpoer.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
eh itu laskar yg siap mati kalau miyabi datang ?<br />
ahhh padahal saya sudah gembira kalau miyabi datang, kan mereka siap mati. artinya gak ada laskar jagoan lagi toh hihihi</p>
<p><em>tanpa laskar sok-sokan, hidup lebih tentram. tapi gak ada tantangan. piye, jal? serba susah ya&#8230;.?<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nothing</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1508</link>
		<dc:creator>nothing</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 10:00:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1508</guid>
		<description>gaji besar memang tak serta merta memberantas atauymenghentikan amplok. Namun tetep saja saya setuju gaji wartawan gede, hehehe
[muga muga pabrik koran tempatku bekerja ga bangkrut dan terus untung, sehingga buruh tulisnya bergaji segede gunung]

&lt;em&gt;memang tak sepenuhnya menjamin. setidaknya, ora tidak nggragas dan berdalih macem-macem. banyak wartawan di media besar, bergaji besar, masih senang ngamplop dengan cara ngerjain proyek-proyek BUMN atau perusahaan-perusahaan. di Jakarta, banyak yang kukenal demikian...

larangan dari kantornya lumayan ketat, bahkan pemberian berupa barang, pun ditimbang: berapa harga wajarnya, dan seterusnya. tapi, karyawannya banyak yang lebih pinter bersiasat...
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gaji besar memang tak serta merta memberantas atauymenghentikan amplok. Namun tetep saja saya setuju gaji wartawan gede, hehehe<br />
[muga muga pabrik koran tempatku bekerja ga bangkrut dan terus untung, sehingga buruh tulisnya bergaji segede gunung]</p>
<p><em>memang tak sepenuhnya menjamin. setidaknya, ora tidak nggragas dan berdalih macem-macem. banyak wartawan di media besar, bergaji besar, masih senang ngamplop dengan cara ngerjain proyek-proyek BUMN atau perusahaan-perusahaan. di Jakarta, banyak yang kukenal demikian&#8230;</p>
<p>larangan dari kantornya lumayan ketat, bahkan pemberian berupa barang, pun ditimbang: berapa harga wajarnya, dan seterusnya. tapi, karyawannya banyak yang lebih pinter bersiasat&#8230;<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abufathan</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1504</link>
		<dc:creator>abufathan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:09:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1504</guid>
		<description>Pertanyaan saya adalah benarkah mereka wartawan? Kalau wartawan pasti memiliki martabat. Martabat wartawan bukan ditentukan oleh seberapa banyak beritanya ditayangkan. Agak ragu juga kalau mereka itu wartawan hanya karena memiliki kamera, punya id card dan atribut artifisial lainnya bukan melaksanakan tugas jurnalistik. Atau jangan2 tidak tahu tugas jurnalistik yang salah satunya adalah mencerdaskan publik. Seringkali mereka sok merasa heroik, padahal publik senyatanya tidak membutuhkan informasi yang mereka suguhkan. payah deh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan saya adalah benarkah mereka wartawan? Kalau wartawan pasti memiliki martabat. Martabat wartawan bukan ditentukan oleh seberapa banyak beritanya ditayangkan. Agak ragu juga kalau mereka itu wartawan hanya karena memiliki kamera, punya id card dan atribut artifisial lainnya bukan melaksanakan tugas jurnalistik. Atau jangan2 tidak tahu tugas jurnalistik yang salah satunya adalah mencerdaskan publik. Seringkali mereka sok merasa heroik, padahal publik senyatanya tidak membutuhkan informasi yang mereka suguhkan. payah deh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dony Alfan</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1501</link>
		<dc:creator>Dony Alfan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 05:03:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1501</guid>
		<description>Sejak kapan pekerjaan wartawan itu jadi semacam aib?

&lt;em&gt;ya sejak wartawan senang berkolaborasi dengan narasumber, lantas publik menganggap semua wartawan sama saja kelakuannya...
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak kapan pekerjaan wartawan itu jadi semacam aib?</p>
<p><em>ya sejak wartawan senang berkolaborasi dengan narasumber, lantas publik menganggap semua wartawan sama saja kelakuannya&#8230;<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: maztrie</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1495</link>
		<dc:creator>maztrie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 00:43:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1495</guid>
		<description>Jangan Bilang Kami Monyet! 
Kalo dibilangnya &quot;sama sekali bukan manusia dan sangat susah jadi manusia!&quot; boleh enggak pakdhe...?

&lt;em&gt;boleh. buatmu, apa sing tak kuebrikan?
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan Bilang Kami Monyet!<br />
Kalo dibilangnya &#8220;sama sekali bukan manusia dan sangat susah jadi manusia!&#8221; boleh enggak pakdhe&#8230;?</p>
<p><em>boleh. buatmu, apa sing tak kuebrikan?<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: the tukang nggedeblues</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1489</link>
		<dc:creator>the tukang nggedeblues</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 13:04:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1489</guid>
		<description>itulah, kenapa saya semalam tidak hadir ... ini alasan pribadi saya saja. bahwa ketika &quot;martabat&quot; itu didiskusikan, tapi besok2 ketika ada lagi isu yang dilontarkan oleh pihak yang menyebabkan diskusi itu digelar, tentu teman2 yang merasa resah dengan sikap pihak penyebab diskusi itu akan berbondong2 datang ... 

terus ngapain didiskusikan? lha wong sikap mereka juga tidak tegas. pernah muncul wacana boikot, tapi kalau tidak semua mengamini, ya gak bakal terealisasikan to? 

saya kadang dilema, ketika berhadapan dengan pihak penyebab diskusi itu. diliput, yo piye, ra diliput, iso diseneni kantor ... dilematis ... 

oh ya, pakdhe, kira2, siapa to yang dikatain monyet itu? soalnya selama saya liputan peristiwa di mana kata2 monyet itu katanya dilontarkan, saya tidak mendengarnya sama sekali. bahkan tidak tahu, kalau tidak ada acara diskusi itu ... mohon pencerahan ....... 

(kangen wedangan mode on)

&lt;em&gt;semalam sudah menemukan caranya, kok. tinggal direalisir. jadi, jangan ragu untuk wedangan....
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itulah, kenapa saya semalam tidak hadir &#8230; ini alasan pribadi saya saja. bahwa ketika &#8220;martabat&#8221; itu didiskusikan, tapi besok2 ketika ada lagi isu yang dilontarkan oleh pihak yang menyebabkan diskusi itu digelar, tentu teman2 yang merasa resah dengan sikap pihak penyebab diskusi itu akan berbondong2 datang &#8230; </p>
<p>terus ngapain didiskusikan? lha wong sikap mereka juga tidak tegas. pernah muncul wacana boikot, tapi kalau tidak semua mengamini, ya gak bakal terealisasikan to? </p>
<p>saya kadang dilema, ketika berhadapan dengan pihak penyebab diskusi itu. diliput, yo piye, ra diliput, iso diseneni kantor &#8230; dilematis &#8230; </p>
<p>oh ya, pakdhe, kira2, siapa to yang dikatain monyet itu? soalnya selama saya liputan peristiwa di mana kata2 monyet itu katanya dilontarkan, saya tidak mendengarnya sama sekali. bahkan tidak tahu, kalau tidak ada acara diskusi itu &#8230; mohon pencerahan &#8230;&#8230;. </p>
<p>(kangen wedangan mode on)</p>
<p><em>semalam sudah menemukan caranya, kok. tinggal direalisir. jadi, jangan ragu untuk wedangan&#8230;.<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suryaden</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1485</link>
		<dc:creator>suryaden</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 11:51:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1485</guid>
		<description>kebobrokan negeri ini adalah salah satu sumbangan dari para jurnalis .. :D

&lt;em&gt;aku tak hendak membela. tapi, begitulah yang terjadi pada sebagiannya. kasus Bank Century, misalnya, kita tak bisa berharap pada media akan cerita-cerita di baliknya, bahkan oleh sebuah media terkemuka yang selama ini kita andalkan sebagai benteng terakhirnya...
/blt/&lt;/em&gt; </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebobrokan negeri ini adalah salah satu sumbangan dari para jurnalis .. <img src='http://blontankpoer.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>aku tak hendak membela. tapi, begitulah yang terjadi pada sebagiannya. kasus Bank Century, misalnya, kita tak bisa berharap pada media akan cerita-cerita di baliknya, bahkan oleh sebuah media terkemuka yang selama ini kita andalkan sebagai benteng terakhirnya&#8230;<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hasssan</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1484</link>
		<dc:creator>hasssan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 10:40:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1484</guid>
		<description>sepertinya blogger juga harus waspada, suatu saat bisa juga digunakan mereka yang punya kepentingan tertentu.

&lt;em&gt;tanda-tanda dan gelagatnya sudah terasa...
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepertinya blogger juga harus waspada, suatu saat bisa juga digunakan mereka yang punya kepentingan tertentu.</p>
<p><em>tanda-tanda dan gelagatnya sudah terasa&#8230;<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arko</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1483</link>
		<dc:creator>arko</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 10:24:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1483</guid>
		<description>pas magang kuliah di salah satu media kemarin juga diberi tau masalah itu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pas magang kuliah di salah satu media kemarin juga diberi tau masalah itu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ang</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/17/jangan-bilang-kami-monyet/comment-page-1/#comment-1482</link>
		<dc:creator>ang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 09:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=894#comment-1482</guid>
		<description>pak blontank, kira2 pelajaran yang pas buat mereka opo??

&lt;em&gt;wah, soal kuwi aku ora mudheng. setahuku, pelajaran yang tepat buat mereka itu adalah soal budi pekerti, agar menjadi orang yang bisa baik dan ramah kepada semua orang. hehehe...

lagi ngopow iki, Ang?
/blt/&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak blontank, kira2 pelajaran yang pas buat mereka opo??</p>
<p><em>wah, soal kuwi aku ora mudheng. setahuku, pelajaran yang tepat buat mereka itu adalah soal budi pekerti, agar menjadi orang yang bisa baik dan ramah kepada semua orang. hehehe&#8230;</p>
<p>lagi ngopow iki, Ang?<br />
/blt/</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

