Seorang lelaki mengendarai sepeda motornya memasuki halaman Rumah Blogger Indonesia begitu melihat papan nama “Susilo Servis Komputer” di samping pintu gerbang. Usai menyapa, lelaki berusia 30-an tahun itu langsung bertanya: “Di sini jual laptop second?” Saya mempersilakan tamu itu masuk.
Dengan antusias, lelaki itu nyerocos menanyakan jenis laptop seperti apa yang cocok untuknya. Pun tak lupa ditanyakan beda laptop dengan komputer meja, hingga jenis monitor yang LCD atau CRT. Saya bingung. Lalu memberanikan diri bertanya.
“Untuk keperluan apa, Panjenengan perlu laptop?”
“Saya mau bisnis online. Makanya saya mau cari laptop hanya untuk keperluan online saja,” jawabnya tegas.
“Punya produk sendiri untuk dijual secara online, atau mencari barang di Internet untuk dijual lagi?” sahut saya.
“Mboten. Bukan itu! Saya mau bisnis online, yang setiap kliknya dapat duit itu, lho” jawab lelaki yang mengaku tinggal di kampong Kestalan, samping kompleks RRI Surakarta itu.
Saya terdiam. Bingung menyaksikan lawan bicara yang begitu yakin bisa memperoleh uang secara cepat hanya dengan menggunakan Internet. Ia bilang telah memiliki modal sekitar Rp 2 juta untuk belanja perangkat, agar bisa memasuki dunia baru tanpa batas, yang menyediakan banyak uang untuk diunduh.
Belum sempat menanggapi, lelaki itu kembali bertanya. “Di Solo ini, di mana tempat kursus bisnis online? Apakah di sini juga membuka kursus seperti itu?”
Lagi-lagi, saya bingung. Kalau saya rujuk agar bertanya ke teman-teman aktivis SEO dan Google Adsense, jangan-jangan malah tambah bingung.
Sebenarnya, saya mau menyarankan agar lelaki itu bercerita seputar beda dunia siang dan malam kawasan RRI lewat blog. Kemungkinan besar, dia tahu banyak dan jika mau menuliskan secara RRI Undercover, ada jaminan blognya bisa kebanjiran pengunjung. Siapa tahu, kelak bisa diterbitkan sebagai buku, lengkap dengan panduan, tip & trik berselancar di RRI, sehingga ia cepat kaya.
Demikian. Bisnis online versi orang RRI memang beda dengan pengguna Internet kebanyakan…
Related posts:






Wakakakaka…
Aku kemekelen baca journal ini yaa…
Entah kenapa.. Ada yang tahu sebabnyahh.,….??? #malahtakon
soalnya situ paham SEO-an… xixixix…
/blt/
dan ketika nemu link2 refferal dia akan semangat nyepam ke orang2, teringat tragedi kantor yg mempunyai client, nyepam via email lokal ke 2000 account sekaligus.
langsung email lokal kantor diblokir oleh Gmail dan Yahoo. geger dunia.
waduh, kasihan dong kantormu. jadi korban kengawuran…
/blt/
Kalo udah begini yang salah siapa ya?
yang dipersalahkan, biasanya si kambing hitam…
/blt/
Whaduh, opo ono wong koyo ngono ndoro?
Aq nganti ngekek2 dhewe.
Tapi, ide RRI-ne mantep juga nih
kok sajak apal RRI gitu? :p
/blt/
#mdrcct kuwi jenenge…Hendri kon tanggungjawab, wong sing ngakon gawe spanduk de’e..
kok malah Hendri sing dikongkon tanggung jawab?
/blt/
lho RRI solo yoo podo RRI semarang yoo, mkn RRI sak indonesia podo ada dunia siang dan malam?
ah, yang betul??? RRI Solo itu kawasan unik, lho…
/blt/
Semoga kesampaian keinginan lelaki itu, kalaupun “kepeleset”, nulis tentang pijat payung mungkin tidak kalah berprospek
Dukung..!! Susilo Servis Komputer… ! Mungkin akan nambah Jasa Kursus Bisnis Online….
Wakakakakakkaakakakaka… ndagel tenan nek iki… RRI.. oh RRI… apa saiki yo isih akeh sing mrana tho, Lik? Isih apik-apik? *eh
kalau membisniskan dagangan di RRI secara online piye mas? bisa nggak? LOL
RRI???
Wah, di tempat saya malah ngga ada yang ‘muter’ gelombang itu pakde, apa ada yang denger?
sekarang banyak konten dan blog sampah, yg sayangnya tak sedikit dibuat oleh para pandai seo. yo wes lah, kita doakan saja makin sukses nyampahnya. biar nanti anak-cucunya cuma nemu sampah saat butuh bahan buat pinter dari onlen…