Catatan Blontank Poer



Kemenlu, ASEAN Blogger, dll

May 16th, 2013 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Masih banyak yang apriori terhadap lembaga bernama Kementerian Luar Negeri. Apalagi jika dikaitkan dengan ASEAN Blogger Community. Ya, dua kali pelaksanaan pertemuan besar yang diinisiasi ASEAN Blogger Community, baik di Bali (2011) maupun di Solo, tempo hari, telah menerbitkan pro-kontra di kalangan narablog Indonesia. Saya mencoba berdiri di tengah, silakan jika berkenan menyanggah. Kebetulan, saya [...]



Andai Mau Terlibat

May 14th, 2013 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Berharap boleh saja. Tapi kalau berharapnya lebih, sebaiknya ya ikut terlibat untuk mewujudkannya. Begitu catatan saya terhadap beberapa teman yang lebih suka ‘tepuk tangan’ dari kejauhan terhadap pelaksanaan ASEAN Blogger Festival 2013 di Solo, 9-12 Mei. Sejujurnya, saya sedih ketika kemudian muncul semacam ‘perang tagar’, #ABF 2013 dihadapkan dengan #ngopikere! Di ABF 2013, saya ikut [...]



Mari Selamatkan Jokowi

Mar 11th, 2013 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Kian hari, tambah banyak saja orang yang menginginkan Jokowi jadi salah satu calon presiden pada Pemilihan Umum 2014. Tak hanya orang kebanyakan, bahkan aktivis pergerakan dan kalangan organisasi masyarakat sipil, pun terus menyuarakan dukungan dan dorongan kepada Jokowi. Siapapun itu, mereka saya anggap orang egois, namun akan mengorbankan Jokowi dengan mengatasnamakan perubahan, dan bla-bla-bla tak [...]



Bibit Waluyo Jualan Jokowi

Mar 8th, 2013 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Andai Bibit Waluyo punya rasa malu, ia pasti tak akan menampilkan foto dirinya dirinya bersanding dengan foto Jokowi. Terpampang mencolok pada billboard di ujung Jl. Slamet Riyadi, Solo, Bibit (bersama Jokowi) seperti ingin menyapa siapa saja yang hendak memasuki kompleks alun-alun utara atau Pasa Klewer. Seingat saya, papan reklame di pojok kantor Graha Solo Raya [...]



Menyelamatkan Bahasa Ibu

Mar 2nd, 2013 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Tulisan ini sudah dipublikasikan di Harian Suara Merdeka, 24 Pebruari 2013 Kata seorang kiai, media tulisan seperti surat kabar dan buku merupakan pembentuk peradaban. Beda dengan media auditif semisal radio, apalagi informasi yang disiarkan melalui media televisi. Mengamini itu, maka menjadi renungan menarik jika pada peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (21 Pebruari) ke-14, tahun ini, [...]