Sastra



Pemabuk Intelek dan The Twitters

Feb 16th, 2010 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer, Kehidupan, Sastra

Kata twit menurut AlfaLink berpadanan dengan mengejek, menggoda. Sedang twitter dipadankan dengan cicit-cicit, kicau. Apapun padanannya, kini saya sedang tergoda dengan kicauan di situs jejaring sosial Twitter. Namanya saja kicauan, tentu ada yang merdu, tapi tak sedikit pula yang berisik dan mengganggu. Uniknya, kicauan para tweeps bisa jadi rujukan informasi yang menarik, menggoda untuk ingin [...]



Gus Dur Guru Bahasa

Jan 2nd, 2010 | By | Category: Catatan Blontank Poer, Peristiwa, Sastra, Sorot

Pada suatu malam sekira lima tahun silam, saya sengaja datang untuk menyimak orasi budaya KH Abdurrahman Wahid pada sebuah acara sederhana di samping Planetarium, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini. Acara itu sendiri digagas oleh sejumlah seniman (maaf) pinggiran di Jakarta. Kedatangan Gus Dur, menurut saya, luar biasa. Belum tentu orang yang merasa dirinya tokoh [...]



Mengapa Berbahasa Jawa

Sep 13th, 2009 | By | Category: Catatan Blontank Poer, Sastra, Sorot

Ada satu-dua teman bertanya, alasan saya suka menulis dengan Bahasa Jawa di Facebook atau blog (baik alamat lama maupun baru). Saya berseloroh begini: karena banyak orang Jawa kini tak bisa mengunakan bahasa ibu, walau lahir, tumbuh, dan besar di lingkungan Jawa, bahkan di Surakarta, yang diagung-agungkan sebagai centrum-nya kebudayaan Jawa. Jangankan yang muda-remaja, saya pun [...]



Mas Willy Telah Pergi…..

Aug 7th, 2009 | By | Category: Catatan Blontank Poer, Sastra, Sosok, Teras

Kopi Wetiga baru saya minum beberapa teguk ketika seorang teman menanyakan kebenaran kabar meninggalnya Mas Willy. Belum sempat menanyakan kabar itu ke keluarga Mas Willy, Happy datang mengabarkan hal itu. Namun, saya baru yakin ketika Mbak Itut, istri penyair Sitok Srengenge menangis terisak ketika menjawab panggilan telepon saya, bahkan ketika sebelum sepatah kata pun terucap. [...]



Sajak Rangkasbitung

Jan 29th, 2006 | By | Category: Sastra

Penyair Rendra sedang membacakan sajak Orang-orang Rangsabitung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta, 10 Maret 2004