<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blontank Poer &#187; Microsoft</title>
	<atom:link href="http://blontankpoer.com/tag/microsoft/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blontankpoer.com</link>
	<description>sedikit membual, seperti bikin jurnal</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 10:48:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>USA Butuh Blogger Indonesia</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/10/24/blogger-dibutuhkan-amerika/</link>
		<comments>http://blontankpoer.com/2009/10/24/blogger-dibutuhkan-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 16:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blontank Poer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Usil]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Blontank Poer]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sorot]]></category>
		<category><![CDATA[Teras]]></category>
		<category><![CDATA[ADB]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Cameron R. Hume]]></category>
		<category><![CDATA[debt swap]]></category>
		<category><![CDATA[Freeport]]></category>
		<category><![CDATA[IMF]]></category>
		<category><![CDATA[KUHP]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[USA]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[World Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=924</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kedubes AS bangga mendukung dan mensponsori Pesta Blogger untuk kedua kalinya. Kebebasan berpendapat adalah bagian yang tak terpisahkan dalam sistem demokrasi yang berkesinambungan,&#8221; ujar Cameron R. Hume, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia seperti dilansir detikcom. Blogger harus bangga? Silakan, suka-suka Anda saja. Ada sedikit catatan dari saya, semoga pantas menjadi wacana bagi kita, bloggerwan-bloggerwati [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://blontankpoer.com/2009/10/27/sumpah-blogger/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sumpah Blogger'>Sumpah Blogger</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2010/03/15/perokok-butuh-fatwa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perokok Butuh Fatwa'>Perokok Butuh Fatwa</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/07/kita-butuh-cicak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kita Butuh Cicak'>Kita Butuh Cicak</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="color: #000080;">&#8220;Kedubes AS bangga mendukung dan mensponsori <a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger</a> untuk kedua kalinya. Kebebasan berpendapat adalah bagian yang tak terpisahkan dalam sistem demokrasi yang berkesinambungan,&#8221; ujar Cameron R. Hume, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia seperti dilansir <a href="http://www.detikinet.com/read/2009/10/24/145756/1227683/398/paman-sam-setia-kawal-pesta-blogger-indonesia"><strong>detikcom</strong></a>. </span></p></blockquote>
<p><span style="color: #000080;">Blogger harus bangga? Silakan, suka-suka Anda saja.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Ada sedikit catatan dari saya, semoga pantas menjadi wacana bagi kita, bloggerwan-bloggerwati se-Nusantara. Tak gampang bagi seorang duta besar negara besar seperti Amerika, untuk proaktif memberi pernyataan terbuka akan sebuah peristiwa di negara lain. Ada tata krama diplomatik yang mengikat.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Untuk memperoleh konfirmasi atas sebuah peristiwa menyangkut yang warga negara Amerika di Indonesia saja, misalnya, belum tentu pernyataan muncul dari duta besar. Mungkin, pernyataan cukup dikeluarkan oleh seorang atase pers, atau juru bicara kedutaan yang ditunjuk sesuai kompetensi untuk menyikapi sebuah persoalan.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Saya justru menangkap isyarat lain, yakni pengakuan akan efektifitas jurnalisme warga –yang notabene diperankan oleh blogger, menyaingi keberadaan media tradisional yang dikendalikan oleh dewan redaksi. Jurnalisme warga lebih bebas dan spontan karena tak melalui proses seleksi informasi yang rumit, sementara kantor berita dan industri pers lebih rumit mekanismenya, selain ada kecenderungan ‘dikendalikan penguasa’, baik secara langsung maupun tidak langsung.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Kita tahu, jurnalisme warga kian menjamur di Indonesia, baik melalui situs resmi seperti <a href="http://publikana.com/">Publikana</a>, <a href="http://wikimu.com/">Wikimu</a>, <a href="http://politikana.com/">Politikana</a> atau <a href="http://jurnalismewarga.com/">JurnalismeWarga</a>, maupun blog-blog yang dikelola secara idnependen oleh para blogger, sesuai minat dan latar belakang masing-masing. Jurnalis yang kecewa atau kurang puas dengan sistem penyuntingan redaktur, misalnya, banyak menumpahkannya di blog pribadi, bahkan tak jarang lebih kaya warna, dan terbebas dari kepentingan (elit redaksi maupun pemodal).</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Kalau dalam berita di <strong><a href="http://www.detik.com/">detikcom</a> </strong>itu ada pernyataan tambahan “<em>Indonesia</em><em> dan AS memiliki kesamaan dalam hal kebebasan</em>” saya sarankan Anda memaknainya sebagai basa-basi politik karena tuntutan tata krama diplomatik.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Amerika pasti tahu, masih adanya pasal <span style="text-decoration: underline;">penghinaan dan pencemaran nama baik</span> pada KUHP seperti ditunjukkan dalam pasal 310 dan 311 serta pasal 27 ayat (3) pada UU ITE, menunjukkan masih adanya inkonsistensi bangsa ini akan prinsip kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat seperti termaktub pada pasal 28 UUD 1945.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Pasal-pasal itu sudah jelas inkonsisten, antidemokrasi, dan tak sejalan dengan prinsip Deklarasi HAM PBB. Amerika, sebagai negara yang kerap jumawa mengklaim sebagai pionir dalam hal pembelaan hak-hak asasi manusia, kebebasan informasi serta kebebasan berpendapat, lantas menemukan (tepatnya memilih) kekuatan komunitas pengguna internet sebagai ‘mitra’ mereka dalam menyuarakan banyak hal.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Momentum <a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger</a>, yang suka-tidak suka harus diakui sebagai ajang berkumpulnya para blogger berskala paling besar di Indonesia, lantas ditangkap oleh Amerika. Soal kenapa Amerika tak terlibat sejak event serupa yang pertama, bisa jadi karena Amerika masih meragukan, atau bahkan <em>underestimate</em> terhadap tingkat keberhasilan pengorganisasian oleh panitia. Oleh sebab itu, mereka memilih <em>wait and see</em>.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Pertumbuhan pengguna Facebook di Indonesia yang mencengangkan (kini sudah 10 juta lebih), bermunculannya blog-blog yang menyuarakan banyak hal, termasuk yang berbau ‘advokasi kepentingan publik’ seperti ditunjukkan pada umumnya situs <em>citizen jouralism</em>, lambat laun akan berdampak pada menyusutnya kontrol negara (pemerintah) terhadap berbagai hal.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Dengan dalih demi kebebasan pula, publik terus didorong untuk menuntut hak-hak individunya, sehingga ketika kontrol masyarakat jauh lebih lebih kuat dibanding kontrol negara, maka di situlah akan muncul sosok ‘hantu modern’ yang tak lain dan tidak bukan adalah p.a.s.a.r.!</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Negara diibaratkan sebuah pasar tradisional yang superbesar, dimana rakyat bisa tawar-menawar mengenai sebuah produk kebijakan yang akan dikeluarkan oleh penguasa. Khusus dalam hal ini, harus diakui masih banyak manfaat yang bisa diproleh publik. Negara (pemerintah) tak akan mudah membuat kebijakan dengan semena-mena, yang hanya akan menguntungkan elit dan kroni-kroninya.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Bagai pisau bermata dua, situasi demikian juga akan memunculkan pasar dalam arti yang sesungguhnya. Beragam produk dibuat dan dipasarkan secara massal, teknik dan strategi pencitraan dibuat sedemikian rupa, sehingga setiap manusia –sejak kanak-kanak hingga tua renta, merasa sangat membutuhkan produk yang ditawarkan. (Simak baik-baik, apa yang dilakukan Kedubes Amerika terhadap blogger, salah satunya adalah sebagai bentuk upaya menampilkan citra yang baik dengan pendekatan <em>public relations</em> yang canggih).</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Itulah mengapa, Kedutaan Besar Amerika Serikat tampak ‘<em>concerned</em>’ dalam dunia blogging, tak terkecuali ditunjukkan lewat Pesta Blogger tahun lalu dan kali ini.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Mungkin pernyataan saya di sini terlalu mengada-ada. Tak apa, <em>monggo </em>saja Anda mau menjatuhkan penilaian seperti apa. Saya hanya berharap, penyelenggaraan <a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger</a> mendatang lebih ‘berhitung’ pada sisi kemanfaatan. Saya berani taruhan, Amerika akan rela mengeluarkan dana besar demi kepentingan dan agenda besar mereka.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Dengan tahu misi dan tingkat kepentingan mereka, kita bisa melakukan tawar-menawar yang sepadan. Misalnya, mengarahkan dana dari Amerika –termasuk perusahaan-perusahaan asal Amerika seperti <a href="http://www.microsoft.com/">Microsoft</a>, <a href="http://www.apple.com/">Apple</a>, Freeport, <a href="http://www.yahoo.com/">Yahoo!</a> dan sebagainya, untuk mensejahterakan sebanyak mungkin bangsa Indonesia. Kita harus sadar, banyak keuntungan yang sudah diperoleh perusahaan-perusahaan Amerika dari Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Utang negara Indonesia pun sudah banyak menumpuk di lembaga-lembaga yang disetir Amerika, seperti <a href="http://www.worldbank.org/">World Bank</a>, IMF, ADB dan masih banyak lagi, padahal semula mereka menjanjikan akan mensejahterakan kita.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Ketika utang luar negeri disalahgunakan (sehingga <em>default</em>) oleh oknum-oknum birokrasi dan penguasa, Amerika sebagai ‘polisi dunia’ tutup mata, bahkan terus menggelontorkan utangan baru. Ketika kita terjerat, mereka memaksakan banyak kebijakan dengan iming-iming <em>debt swap</em> yang pada hakikatnya bukan penghapusan beban utang.</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Itu, belum termasuk kalau kita berhitung berapa ribu nyawa hilang, berapa juta rakyat menderita, akibat represi penguasa masa lalu demi proyek-proyek besar yang dibiayai kroni-kroni Amerika. Mengapa Amerika tutup mata? Mengapa kita diam saja?</span></p>
<p><span style="color: #000080;">Kini, saatnya kita memaksa Amerika, agar setidaknya meniru program Politik Etis semasa kolonialis Belanda berkuasa dulu. <em>Karena kaubiarkan jutaan rakyat menderita, maka kami tak sudi membayar utang-utang yang kaukucurkan sejak menang pada 1965.</em></span></p>
<p><span style="color: #000080;">Sekali-sekali, tak ada salahnya kita mengingat pernyataan Soekarno, supaya kita punya semangat untuk bangkit, menjadi lebih bermartabat: <em>Go to hell America, with your aid</em>! Mumpung ada momentum Sumpah Pemuda, mari kita kritisi kembali, makna <em>One Spirit One Nation.</em></span></p>
<p><span style="color: #000080;"> </span></p>
<p><span style="color: #000080;"> </span></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://blontankpoer.com/2009/10/27/sumpah-blogger/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sumpah Blogger'>Sumpah Blogger</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2010/03/15/perokok-butuh-fatwa/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Perokok Butuh Fatwa'>Perokok Butuh Fatwa</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/07/kita-butuh-cicak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kita Butuh Cicak'>Kita Butuh Cicak</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blontankpoer.com/2009/10/24/blogger-dibutuhkan-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

