Posts Tagged ‘ polisi ’



Negeri 1001 Kebetulan

Dec 25th, 2011 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer

Karena kebetulan, pagi ini saya menyaksikan berita di Metro TV, yang menayangkan seorang pasien dengan salah satu kaki diperban, di sebuah rumah sakit. Konon, kaki itu terancam diamputasi karena lukanya kelewat parah. Kebetulan ia seorang petani di Tuban, Jawa Timur, yang ketahuan mencuri sebatang pohon jati, lalu ditembak dari jarak dekat. Kebetulan, yang nembak seorang [...]



Pesan dari Seberang Istana

Dec 11th, 2011 | By | Category: Teras

Aksi bakar diri Sondang Hutagalung di seberang Istana Negara, Rabu (7/12) tak bisa dibaca sebagai peristiwa biasa. Pernyataan lewat juru bicara resmi, beberapa jam kemudian, yang menyatakan identitasnya masih ditelusuri, mengisyaratkan sikap serius dari istana, bahwa aksi itu bukan soal sederhana. Polisi yang biasanya bisa bekerja cepat mengungkap identitas pelaku, pun terkesan ragu. Tak ingin [...]



Baca Sebaliknya Saja

Apr 7th, 2011 | By | Category: Catatan Blontank Poer

karena situasi Indonesia kini mirip jaman OrBa, maka berlakukan rumus ini: terhadap pernyataan resmi, baca sebaliknya Spontan saja saya menuliskan kicauan di Twitter, sesaat usai menyaksikan pejabat Humas Mabes Polri membuat pernyataan resmi bahwa Briptu Norman tak jadi dikenai sanksi. Ekspresi goyang Norman mengikuti dendang tembang India sempat menuai kontroversi, termasuk ancaman sanksi. Sebagai polisi, [...]



Teka-teki Polisi

Aug 12th, 2010 | By | Category: Asal Usil

Kalau di banyak Markas Koramil kita jumpai tulisan NKRI Harga Mati, walau norak, tapi masih ‘wajar’. Salah satu tugas militer adalah menjaga kedaulatan sebuah negara, baik dari rongrongan asing maupun dalam negeri. Tapi, spanduk berlogo Kepolisian Negara RI ini menyimpan teka-teki: Netralitas Polri Harga Mati. Netral dalam hal apa, netral terhadap siapa? Mungkinkah itu bagian [...]



Pers dan Polisi

Jul 1st, 2010 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Kemesraan polisi dengan wartawan sudah berlangsung lama. Jejaknya bisa kita temukan pada istilah lapan anem atau ‘delapan enam’ yang populer sebagai pengganti suap atau sogok yang dihaluskan dengan sebutan ‘ungkapan terima kasih’. Terima kasih atas apa? Banyak sekali jenis tindakan polisi yang lantas berbuah ‘terima kasih’. Misalnya, meminta wartawan tidak memberitakan penangkapan seorang bandar narkotika [...]