Posts Tagged ‘ SBY ’



Malu

Jan 10th, 2011 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Malu bukan sekadar rasa. Ia adalah sikap. Dan karena malu adalah sikap, seturut dengan perkembangan jaman, ia pun mengalami pasang surut. Pada level publik, mungkin malu masih merakyat, bersemayam dan tumbuh jauh di dalam dada rakyat. Tapi tidak pada tataran politisi. Pejabat publik dan petinggi negeri? Setali tiga uang, yang ada sekarang kebanyakan politisi yang [...]



Yusril

Sep 27th, 2010 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Saya menyambar retweet Alvin atas kicauan @karniilyas: Saksikan Hendarman vs Yusril sekarang di TV One dengan tanggapan demikian: Adu mulut, perang nasib :p. Jujur, saya tak ngerti apa yang sebenarnya terjadi antara kedua bekas petinggi itu. Kesan saya, Yusril Ihsa Mahendra kurang berkenan lengser keprabon alias tanggal jabatan di kabinet bentukan SBY. Saya bisa menerima [...]



Wedangan Wi-Fi Ponorogo

Mar 26th, 2010 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer

Saat SBY membuka Muktamar NU di Makassar, saya kompor-kompor di Gontor. Bila di Twitter, Yenny Wahid berkabar pidato SBY tak menyinggung nama Gus Dur, di Pesantren Gontor, Ponorogo saya sebarkan virus Gus Dur. Yakni, mengajak para ustad alias guru-guru peserta pelatihan blogging menggunakan hosting lokal, entah yang berbayar atau free hosting. Anggap saja Gus Dur [...]



Politik Pencitraan SBY

Mar 4th, 2010 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer, Politik

Sejak awal, kelebihan Susilo Bambang Yudhoyono terletak pada pencitraan. Ia mengelola sindiran Taufik Kiemas di penghujung pemerintahan Presiden Megawati, sebagai kekuatan. Ia menjadi sosok teraniaya, hingga banyak rakyat menaruh simpati kepadanya. Hasilnya, ia sukses saat berlaga pada pemilihan presiden, yang baru pertama kali diadakan di Indonesia. Citra sangat penting. Bahkan, sejak awal pemerintahannya, ia mempekerjakan [...]



Selalu Bilang Yes

Feb 5th, 2010 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer, Politik, Sorot, Teras

Pak SBY, sampeyan itu mbok ndhak usah banyak mengeluh atau mengadu. Kata orang Jawa, aja kakehan sebut. Yang begitu itu tabu. Saru, ora ilok. Kalau saja orang-orang yang demo bawa kerbau itu tidak sampeyan ungkit, sampeyan jelas-jelaskan, mungkin situs jejaring sosial bakal ramai dengan sindiran untuk sampeyan. Tuh, baca kata Akbar Tandjung. Asli, saya sedih [...]