Posts Tagged ‘ solo ’



Daerah dan Julukan

Feb 5th, 2012 | By | Category: Asal Usil, Catatan Blontank Poer

Kita mengenal aneka sebutan atau julukan untuk sebuah daerah karena kekhasan yang dimilikinya. Madura yang dikenal sebagai penghasil garam disebut Pulau Garam. Yogyakarta dijuluki kota pelajar lantaran banyaknya sekolah dan perguruan tinggi negeri/swasta, sehingga orang dari pelosok Nusantara berbondong-bondong belajar di sana. Saya mempunyai usulan sebutan untuk beberapa lainnya. Sebutan yang saya sampaikan berikut, jujur [...]



Car Free Night

Jan 2nd, 2012 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Kota Solo melakukan eksperimen berani, dan berhasil: car free night alias jalur bebas kendaraan bermotor. Berani, sebab diberlakukan pada saat ratusan ribu orang secara sengaja menumpahkan diri dalam satu tujuan: merayakan pergantian tahun. Alhasil, jalur utama kota, Jl. Slamet Riyadi menjadi lautan manusia. Jelas itu bukan peristiwa biasa. Bukan peristiwa biasa, sebab kerumunan massa hingga [...]



Belajar dari Tenis Kursi Roda

Dec 20th, 2011 | By | Category: ASEAN Paragames 2011

Selama pelaksanaan 6th ASEAN Paragames 2011, saya hanya berkonsentrasi di tenis kursi roda. Hanya sesekali menengok pertandingan voli duduk atau angkat berat lantaran berdekatan dengan tempat pertandingan tenis lapangan untuk difabel. Saya terkesima menyaksikan pertandingan yang satu ini. Kebetulan, saya suka menonton siaran (langsung atau tunda) tenis lapangan di sejumlah saluran televisi khusus olahraga. Yang [...]



Matematika Event

Nov 24th, 2011 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Percaya boleh, tidak pun bukan soal. Matematika event itu wajar saja sejatinya. Fair dan unfair-nya bisa dikira-kira, bahkan sejak mula. Sayang, masih banyak yang belum paham, tapi tak pernah ada yang mau mengajarkan cara dan strateginya. Sayang, sekali lagi sayang, malah ada yang menungganginya. Ini sekadar cerita saja, tentang dunia perbloggeran, khususnya. Benar-tidaknya, silakan dinilai [...]



Motret itu Tidak Mudah

Jul 1st, 2011 | By | Category: Catatan Blontank Poer

Motret memang mudah. Kamera handphone saja kian canggih, menyaingi kamera saku digital. Kamera  SLR apalagi. Jenis/seri untuk pelancong saja sudah sedemikian rupa, apalagi yang masuk kategori kamera untuk profesional. Sayang, peralatan yang kian canggih dengan harga terjangkau tak diimbangi pemahaman akan etika memotret. Etika atau tata krama dalam memotret memang seharusnya dipegang teguh dan dilaksakan [...]