<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blontank Poer &#187; Tifatul</title>
	<atom:link href="http://blontankpoer.com/tag/tifatul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blontankpoer.com</link>
	<description>sedikit membual, seperti bikin jurnal</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 10:48:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Cicak Bikin Risau Buaya</title>
		<link>http://blontankpoer.com/2009/11/03/cicak-bikin-risau-buaya/</link>
		<comments>http://blontankpoer.com/2009/11/03/cicak-bikin-risau-buaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 18:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blontank Poer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Usil]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Blontank Poer]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Sorot]]></category>
		<category><![CDATA[Teras]]></category>
		<category><![CDATA[bail out]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Century]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Menkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Tifatul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blontankpoer.com/?p=968</guid>
		<description><![CDATA[Kalau menggunakan pendekatan kodrat, Cicak (Gekkonidae) memang termasuk jenis reptil yang bisa jadi santapan buaya (Crocodylidae). Tubuhnya yang kecil dan lemah sungguh tak sebanding dengan ukuran tubuh sang predator, hewan purba yang memiliki kekuatan menggigit hampir 15 kali lipat kekuatan gigitan anjing Rottweiler. Bisa jadi, karena analogi perbandingan kekuatan setimpang itulah, kemudian Kepala Polri Bambang [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/07/kita-butuh-cicak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kita Butuh Cicak'>Kita Butuh Cicak</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/12/20/koin-untuk-mr-x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Koin untuk Mr. X'>Koin untuk Mr. X</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/08/baca-kompas-baca-isyarat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Baca Kompas, Baca Isyarat'>Baca Kompas, Baca Isyarat</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau menggunakan pendekatan kodrat, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cecak_kayu ">Cicak</a> (<em>Gekkonidae</em>) memang termasuk jenis reptil yang bisa jadi santapan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buaya">buaya</a> (<em>Crocodylidae</em>). Tubuhnya yang kecil dan lemah sungguh tak sebanding dengan ukuran tubuh sang predator, hewan purba yang memiliki kekuatan menggigit hampir 15 kali lipat kekuatan gigitan anjing Rottweiler.</p>
<p>Bisa jadi, karena analogi perbandingan kekuatan setimpang itulah, kemudian Kepala Polri Bambang Hendarso Danuri merasa ‘malu’ jika korps yang dipimpinnya dicitrakan sebagai predator superkuat oleh publik. Maka, ia pun menyatakan bahwa institusinya pun ‘segemulai’ cicak.</p>
<div id="attachment_969" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-969" title="blog_cicakVSbuaya2" src="http://blontankpoer.com/wp-content/uploads/2009/11/blog_cicakVSbuaya2.jpg" alt="Logo CibuayaBank yang dibuat oleh Mursid" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">Logo CibuayaBank yang dibuat oleh Mursid</p></div>
<p>“<a href="http://tempointeraktif.com/hg/hukum/2009/11/02/brk,20091102-205800,id.html">Kami juga cicak</a>,” ujarnya di depan para pemimpin media massa yang dihadirkan ke kantor Menkominfo oleh Tifatul Sembiring, Senin (2/11).</p>
<p>Pada pertemuan itu, pun Menteri Tifatul mengajak publik melalui pemimpin media, untuk meninggalkan penggunaan istilah “Cicak vs Buaya” dalam konteks ‘perseteruan’ antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan kepolisian. Apalagi, ketika dua petinggi KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah ditahan oleh polisi dengan alasan (yang dipahami publik) agar keduanya tak menggiring opini tertentu terkait skandal keuangan yang sedang ditanganinya.</p>
<p>Rasa keadilan sudah di ujung tanduk. Dua sosok yang dianggap memiliki integritas tinggi dalam pengungkapan perkara korupsi, justru dihambat kerjanya melalui penetapan status tersangka yang kemudian disusul dengan penahanan oleh polisi. Publik yang marah, pun ramai-ramai menggalang dukungan masyarakat yang lebih luas melalui berbagai cara. Berbagai forum dukungan muncul di dunia maya. Ratusan ribu orang yang bersimpati pun berhimpun, hingga petinggi negeri gerah.</p>
<p>Presiden, bahkan sampai ‘merasa perlu’ membentuk <a href="http://tempointeraktif.com/hg/fokus/2009/11/02/fks,20091102-908,id.html">tim pencari fakta (TPF) </a>terkait kasus penahanan Bibit-Chandra dan rekaman hasil penyadapan yang bocor dan beredar secara luas. Beberapa tokoh dilibatkan dalam tim, demi memberi bobot ‘independensi’ temuan mereka, kelak.</p>
<div id="attachment_970" class="wp-caption aligncenter" style="width: 630px"><img class="size-full wp-image-970" title="blog_cicakVSbuaya" src="http://blontankpoer.com/wp-content/uploads/2009/11/blog_cicakVSbuaya.jpg" alt="CibuayaBank bermodal bonus Rp 6,7 trilyun" width="620" height="196" /><p class="wp-caption-text">CibuayaBank bermodal bonus Rp 6,7 trilyun</p></div>
<p>Dalam pemahaman awam saya, persoalan semacam itu tak bakal meluas seandainya pokok soalnya dituntaskan segera. <em>Bail out</em> Bank Century mau tak mau telah dicurigai sebagai inti persoalan silang sengkarut gegeran KPK dengan polisi. Banyak ahli keuangan dan perbankan, bahkan menyebut kasus ini sebagai skandal keuangan ‘terhebat’ di negeri ini, sepanjang abad ini.</p>
<blockquote><p>Sekadar ingin mengenang istilah <em>Cicak vs Kadal</em> yang membuat Pak Kapolri <em>gak enak ati</em> itu, maka malam ini saya mengumumkan pembukaan bank pribadi saya, yang saya namai CibuayaBank. Modal awalnya, kurang dari Rp 800 milyar. Namun, karena keunikan namanya (dan pemiliknya, tentu), maka dalam sekejap modal CibuayaBank sudah melonjak menjadi Rp 6,7 trilyun.</p></blockquote>
<p>Ada yang pingin kecipratan rejeki CibuayaBank? Bukalah rekening segera. Saya akan mengobral bonus, terutama bagi nasabah-nasabah <em>prudenti<span style="text-decoration: line-through;">al</span></em>. *) Yang penting digunakan untuk modal usaha. Sedang bentuk usahanya bebas: usaha jadi senator, mau jadi demang, atau usaha jadi raja sekalipun, akan dilayani dengan sebaik-baiknya. Percayalah…</p>
<p>*) Ralat: <em>karena nulisnya setengah ngantuk, akhirnya terjadilah kekeliruan. yang saya maksud bukan</em> prudential <em>(apalagi sebuah produk lembaga keuangan) melainkan </em>prudent.<em> saya menyebut demikian sebagai sinisme bagi pihak yang telah bertindak &#8216;secara bijaksana&#8217;. semoga bisa dipahami. <strong>(updated: 13.06 wib, </strong>beberapa saat setelah bangun tidur. hahaha<strong>)</strong></em></p>
<p><strong><span style="color: #800000;">Catatan tambahan: </span></strong><span style="color: #003300;">Silakan membaca referensi <a href="http://rusdimathari.wordpress.com/2009/11/03/tim-independen-untuk-siapa/">tulisan sahabat saya</a> ini, mengingat ada seorang teman yang meragukan keterkaitan antara <em>bail out</em> Bank Century, penahanan Bibit-Chandra dan gegeran Cicak vs Buaya.</span><strong><br />
</strong></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/07/kita-butuh-cicak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kita Butuh Cicak'>Kita Butuh Cicak</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/12/20/koin-untuk-mr-x/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Koin untuk Mr. X'>Koin untuk Mr. X</a></li>
<li><a href='http://blontankpoer.com/2009/11/08/baca-kompas-baca-isyarat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Baca Kompas, Baca Isyarat'>Baca Kompas, Baca Isyarat</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blontankpoer.com/2009/11/03/cicak-bikin-risau-buaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

